Rokok, siapa sih yang tidak kenal dengan benda kecil yang mematikan? Menurut penelitian membuktikan bahwa kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko timbulnya berbagai penyakit. Seperti penyakit jantung dan gangguan pembuluh darah, impotensi, kanker laring, kanker osefagus, bronkhitis, kanker paru-paru, kanker rongga mulut, tekanan darah tinggi, serta gangguan kehamilan, cacat pada janin dan lainnya. Penelitian terbaru juga menunjukkan adanya bahaya dari secondhand-smoke, yaitu asap rokok yang terhirup oleh orang-orang bukan perokok karena berada di sekitar perokok, atau biasa disebut juga dengan perokok pasif.
Sesungguhnya sudah mulai terasa pada waktu orang baru mulai menghisap rokok. Dalam asap rokok yang membara karena diisap, tembakau terbakar kurang sempurna sehingga menghasilkan CO (karbon mono oksida), yang disamping asapnya sendiri, tar dan nikotine (yang terjadi juga dari pembakaran tembakau tersebut) dihirup masuk ke dalam jalan napas. Rokok pun juga menimbulkan sampah, banyak perokok yang membuang abu rokok maupun puntung rokok sembrangan.
Berbicara tentang rokok tidak banyak yang mengetahui bahwa puntung rokok merupakan jenis sampah non-organic. Di Indonesia sendiri pun sampah organic dan non-organic pun tidak diperhatikan, padahal jelas sampah organic dan non-organic itu berbeda.
Sampah organic adalah limbah yang berasal dari sisa makhluk hidup (alam) seperti hewan, manusia, tumbuhan yang mengalami pembusukan atau pelapukan. Sampah ini tergolong sampah yang ramah lingkungan karena dapat di urai oleh bakteri secara alami dan berlangsungnya cepat. Contohnya : Daun, kayu, kulit telur, bangkai hewan, bangkai tumbuhan, kotoran hewan dan manusia, sisa makanan, sisa manusia, kardus, kertas dan lain-lain.
Sedangkan sampah non-organic adalah sampah yang berasal dari sisa manusia yang sulit untuk di urai oleh bakteri, sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama (hingga ratusan tahun) untuk dapat di uraikan. Biasanya berasal dari sampah industri. Contohnya : Plastik, botol minuman mineral, besi, kaca (beling), kain atau baju, kaleng, ban bekas, pulpen, spidol, jam tangan, dan lain-lain.
Maka dari itu, marilah kita saling mengingatkan bahayanya merokok dan membuang sampah sembarangan. Karna membuang sampah dan merokok itu dapat merugikan orang lain yang ada di sekitar kita dan "Kebersihan itu sebagian dari Iman".